Kamis, Oktober 03, 2013

Jasa Kotak Seserahan Pernikahan

Perencanaan Usaha Kotak Seserahan

Dalam perencanaan dalam membuat suatu usaha terdapat tiga faktor yang harus diperhatikan :

Modal
Dalam usaha kotak seserahan tidak diperlukan modal yang banyak. Karena, biasanya hal-hal yang dibutuhkan dalam pembuatan kotak seserahan ini sudah disiapkan oleh pelanggan. Sehingga penyedia jasa tinggal melakukan penataan pada barang-barang seserahan sehingga menjadi sebuah kotak seserahan yang cantik. Kalau pun ada barang yang harus disediakan oleh penyedia jasa yaitu :

  • Kotak seserahan polos ukuran besar Rp30.000 , ukuran sedang Rp20.000, dan ukuran kecil Rp10.000
  • Lem tembak Rp7.000,-/ 5 buah
  • Kain dan pita Rp20.000
  • Permintaan biasanya membutuhkan  4 buah kotak besar, 1 set lem tembak, kain dan pita. Total modal : Rp147.000

Hasil
Hasil dari usaha kotak seserahan ini tergantung musim. Bila sedang musim pernikahan maka keuntungan yang didapat akan lebih besar. Untuk keuntungan yang didapat dari satu permintaan dengan 4 buah kotak yang harus dihias yaitu Rp200.000, dimana setiap satu kotaknya Rp50.000. Pada musim pernikahan biasanya terdapat 3-4 permintaan setiap bulannya. Sedangkan, pada hari biasa terdapat 1-2 permintaan setiap bulannya. Sehingga rata-rata penghasilan saat musim pernikahan adalah Rp600.000 – Rp800.000. Pada hari biasa adalah Rp200.000 – Rp400.000.
Jika barang disediakan oleh penyedia jasa, maka harga setiap kotaknya akan disesuaikan dengan modal yang dikeluarkan.

Lokasi
Keuntungan lain usaha ini adalah pekerjaan ini dapat dilakukan di dalam rumah.



Perekrutan Tenaga Kerja

Tenaga kerja yang dibutuhkan dalam usaha ini adalah orang-orang yang memiliki jiwa seni dan kreatifitas yang tinggi juga kemauan untuk belajar. Tenaga kerja tambahan hanya dibutuhkan ketika permintaan meningkat. Pada hari biasa tenaga kerja yang dibutuhkan hanya sekitar 2-3 orang.


Tanggung Jawab Sosial

Kotak seserahan yang dihasilkan akan sampai ke tangan pelanggan dalam keadaan rapih dan kondisi yang sebaik-baiknya. Jika ada kotak seserahan rusak sebelum sampai pada tangan pelanggan akan diperbaiki tanpa adanya tambahan biaya.
Usaha ini tidak menghasilkan limbah apapun. Sampah-sampah yang ada dari sisa pekerjaan akan dibuang sesuai tempatnya.

Minggu, Januari 20, 2013

Membuat Kursi Smith Machine dengan Blender 2.63


  • Membuat Bantalan Kursi
a.       Saat membuka aplikasi blender akan ditampilkan objek awal yaitu cube. Kecilkan objek sebesar bantalan kursi pada umumnya, dengan menggunakan scale manipulator yang berada di bagian bawah blender . Klik kiri pada setiap sumbu objek (tiga garis berwarna biru,hijau dan merah) tarik objek hingga menjadi setipis bantalan kursi.



b.   Masuk ke edit mode dengan menekan tombol tab. Maka objek akan menjadi berwarna orange, orange merupakan tanda bagian pada objek yang diseleksi. Tekan A untuk mendeselect objek. Kali ini kita akan membuat objek berbentuk trapesium layaknya sebuah bantalan kursi, maka select objek bagian depan pada saat view dalam mode right dengan menggunakan face select. Klik kanan pada face right objek lalu tarik garis hijau menggunakan klik kiri sehingga hanya bagian kanan objek yang mengecil, maka akan tampak objek seperti trapesium.



c.   Masuk kembali ke objek mode dengan menekan tab. Gunakan objek modifier yang berada di kanan blender agar bantalan kursi dapat dibentuk lebih leluasa. Klik add modifier pilih subdivision surface. Tetapkan nilai view dan render default yaitu view 1 dan render 2.



d.   Perhalus bentuk objek dengan menggunakan Loop cut (ctrl+r). Saat menemukan garis berwarna merah muda geser garis tersebut ke bagian kanan dan kiri objek. Setiap menggunakan loop cut sekali, maka harus dipanggil lagi untuk membuat loop cut yang berikutnya. Lakukan juga untuk bagian belakang dan depan objek hingga objek terlihat lebih halus



e.   Lalu gunakan smooth yang ada dibagian kiri blender untuk memperhalus objek.



f.    Duplikasi objek untuk menjadi sandaran kursi dengan menggunakan shift+d. Lalu pindahkan dan rotasikan layaknya sandaran kursi. Dan panjangkan skala bantalan untuk kursi dengan menarik garis biru keatas, sesuaikan panjangnya seperti contoh gambar.



g.   Berikan warna hitam pada objek dengan menggunakan material yang berada di kanan blender.  Ubah warna difuse menjadi warna hitam.


  • Membuat kaki Kursi
a.      Buat objek cube baru dengan menekan shift+a . Sesuaikan ukuran objek layaknya tiang kaki kursi seperti pada contoh dengan menggunakan scale manipulator seperti pembuatan bantalan kursi diatas.



b.   Loop cut objek dengan ctrl+r hingga terbentuk dua potongan yang berada di kanan dan kiri objek. Select bagian bawah face objek dari potongan yang baru dengan menggunakan shift+klik kiri pada face bagian bawah kanan dan kiri. Gunakan fungsi extrude (e) pada bagian kiri blender tarik kebawah, sesuaikan ukurannya.



c.   Buat potongan baru pada bagian objek yang baru diextrude, seperti pembuatan pada poin  b. select bagian kanan dan kiri potongan objek yang baru dan lakukan extrude individual pada objek.



d.   Letakan objek kaki kursi pada bagian bawah bantalan kursi untuk mempermudah pembuatan penyanggah sandaran. Buat loop cut baru tepat dibelakang bantalan sandaran untuk diextrude seperti poin b dan c.



e.   Buat penyanggah tiang dengan mengextrude bagian face belakang kaki tiang. Extrude hingga ke tiang sandaran.



f.    Haluskan objek kaki dengan menggunakan smooth pada bagian kiri blender. Lalu berikan warna putih dengan menggunakan material. Klik new pada material dan berikan warna yang terang pada difuse.



Sabtu, November 24, 2012

Desain Grafis: seni atau kerajinan?


Desain Grafis: seni atau kerajinan?
Desain grafis adalah sebuah proses multidisiplin yang mengacu pada sumber-sumber kreatif. Beberapa melihatnya sebagai kerajinan - salah satu perdagangan dari pencetakan tradisional dan proses penerbitan - sementara yang lain melihatnya lebih sebagai seni. Perbedaan halus dapat menjadi dasar pentingnya desain, seperti yang akan terlihat dibagian ini.

Desain sebagai kerajinan
Sebagai kerajinan, desain grafis merupakan bagian integral dari proses produksi pencetakan yang melibatkan persiapan teks, gambar dan konten lainnya untuk publikasi. Dengan demikian, desainer grafis menempati peran kunci dalam proses penghubung klien dengan profesional lainnya seperti printer, typographers, fotografer dan menyelesaikan rumah. Dari sudut pandang ini desain grafis sebagai bagian dari proses cetak melihat desain grafis sebagai kerajinan.
Beberapa elemen pekerjaan desain, seperti penambahan atau pengurangan ruang antara huruf untuk membuat teks tersusun rapih dan menarik, dapat dianggap sebagai desain kerajinan dalam jenis yang sama dengan cara tukang kayu mengerjakan sepotong kayu atau printer letterpress menyesuaikan tekanan tempat tidur untuk membuat kesan yang baik tipe pada saham. Pandangan ini melihat desainer memiliki hubungan dengan klien sebagai bagian dari proses komisi, dengan desainer memfasilitasi apa yang perlu dilakukan untuk menghasilkan pekerjaan.

Desain sebagai seni
Sebagai seni, desain grafis menciptakan gambar yang mencolok dan layout untuk mengkomunikasikan ide-ide dan informasi untuk audiens yang berbeda. Sebuah kedisiplinan adalah hal yang harus diutamakan untuk sebuah pemikiran yang kreatif, menciptakan teori tentang bagaimana berkomunikasi secara efektif melalui media visual dengan menggunakan berbagai alat intelektual untuk membangun hubungan yang bermakna antara unsur-unsur desain yang berbeda. Desain melihat desainer sebagai entitas yang terpisah yang sibuk dengan ekspresi pribadinya bukannya hanya memenuhi panggilan tugas.
Banyak desainer melakukan proyek eksperimen sendiri dan menghasilkan penerbitan sendiri bekerja dimana niat mereka dapat terkait erat dengan seorang seniman. Namun, dua pandangan tentang desain tidak saling eksklusif. Banyak desainer yang ditugaskan untuk gaya mereka yang unik, sementara desainer lainnya beradaptasi dengan gaya mereka untuk memenuhi tugas yang spesifik.


Ruang Tamu Terbesar London (kiri)

Ruang Tamu Terbesar London diciptakan oleh Gerrard O'Carroll untuk Arsitektur London Biennial dan Desain untuk London. Pemasangannya adalah merupakan kombinasi dari seni dan kerajinan tangan sebagai seorang desainer menggunakan tangan mereka untuk berbagai disiplin ilmu untuk menghasilkan hasil akhir, kembali ke multidisiplin praktek masa pada masa Renaissance. Detailnya menunjukkan karpet desain yang sebesar 30m x 14.5m dan diproduksi menggunakan 500mm ubin persegi yang di atasnya terdapat ruang tamu yang berada diluar. Karpetnya dirancang oleh Studio Myerscough.


Blanka (Kiri)

Ilustrasu Paul Barruel ini merupakan tugas dari NB: Studio dan fitur reappropriation dari gaya tradisional sebagai bagian dari tampilan yang kontemporer. Hitam-dan-putih gambar ditata seperti terukir disebuah piring, yang secara tradisional biasanya digunakan untuk menggambarkan buku, melainkan ditampilkan di sini untuk menggambarkan fakta bahwa desain grafis menarik dari berbagai disiplin ilmu. Sebuah Ilustrasi pengukiran adalah salah satu yang secara teliti dibuat untuk menyajikan kesan yang akurat dari subjek, namun itu adalah intrinsik indah dan dapat berdiri sendiri sebagai sebuah karya seni. Proses desain ini, dengan sentuhan tugas, sering membuat ragu garis antara apakah sesuatu yang dianggap sebagai seni atau kerajinan itu.